Langsung ke konten
Konsultasi di WhatsApp
Semua Studi Kasus
Retail / Operations

Stok minus hingga ratusan juta.

Masalahnya ternyata bukan sekadar stok.

Foto: tim Bizup di gudang
90%Stock Discrepancy
70%Jam Lembur
45→15menit Preparation Time

Sebuah perusahaan retail sparepart mengalami selisih stok hingga ratusan juta, tim sering lembur, dan proses persiapan pesanan memakan waktu terlalu lama. Bizup masuk untuk membenahi sistem warehouse secara menyeluruh — dari layout, flow barang, hingga SOP dan pembagian kerja.

Dari gudang yang berantakan, ke sistem yang bekerja.

01

Current situation

Apa yang terjadi sebelum Bizup masuk?

Bisnis sedang bertumbuh dengan cepat, namun sistem warehouse belum mampu mengikuti. Hal ini menyebabkan berbagai masalah operasional yang memengaruhi cost, waktu, dan akurasi.

Selisih stok mencapai ratusan juta.

Tim sering lembur untuk mengejar pesanan.

Proses persiapan pesanan memakan waktu hingga ±45 menit.

Belum ada pembagian kerja yang jelas dan konsisten.

Stok tidak cocok,
tim kelelahan,
pesanan menumpuk.
Ilustrasi: staf pusing di antara tumpukan kardus
02

Our approach

Apa yang kami temukan?

Kami melakukan observasi langsung, wawancara dengan tim, dan analisa data untuk memahami akar masalahnya. Hasilnya, masalah utama bukan hanya pada pencatatan stok, tetapi pada sistem kerja secara keseluruhan.

Layout dan flow barang belum optimal, menyebabkan pergerakan tidak efisien.

Pembagian kerja tidak jelas, sehingga banyak pekerjaan yang tumpang tindih.

SOP belum terdokumentasi dengan baik dan eksekusi tidak konsisten.

Tidak ada sistem monitoring yang memadai untuk mengontrol pergerakan stok dan produktivitas tim.

Kami melihat masalahnya secara
menyeluruh, bukan hanya di angkanya.
Foto: konsultan Bizup mengobservasi langsung di gudang
03

Our solution

Apa yang kami lakukan?

Bersama tim klien, kami merancang dan mengimplementasikan solusi secara bertahap dan praktis, sesuai dengan kondisi bisnis dan kemampuan tim.

  1. 1

    Re-layout warehouse dan penataan zoning (fast-moving & slow-moving items) untuk mempermudah pergerakan barang.

  2. 2

    Penyusunan job description yang jelas untuk setiap posisi di warehouse.

  3. 3

    Pembuatan dan implementasi SOP kerja yang sederhana dan mudah dijalankan.

  4. 4

    Sistem pencatatan dan monitoring stok yang lebih rapi dan konsisten.

  5. 5

    Pendampingan langsung ke tim untuk memastikan perubahan benar-benar berjalan.

Bukan hanya rencana, tapi kami dampingi sampai berjalan.

04

The result

Apa hasilnya?

Setelah implementasi, operasional warehouse menjadi lebih rapi, efisien, dan terkontrol. Tim dapat bekerja dengan lebih fokus, dan manajemen memiliki visibilitas yang lebih jelas terhadap kondisi stok.

90%↓

Stock Discrepancy

Selisih stok berkurang hingga 90% dari sebelumnya.

70%↓

Jam Lembur

Jam lembur tim warehouse berkurang signifikan.

45→15

menit Preparation Time

Waktu persiapan pesanan turun dari ±45 menit menjadi ±15 menit.

Sekarang tim bisa bekerja dengan lebih tenang karena sistemnya jelas. Kami juga jadi lebih mudah memantau stok dan perkembangan operasional.
Operations ManagerPerusahaan Retail Sparepart

Punya masalah yang serupa?

Ceritakan kepada kami apa yang sedang terjadi di bisnis Anda.

Setiap bisnis punya kondisi yang berbeda. Mari lihat bersama apa yang bisa dibangun untuk menyelesaikan tantangan Anda.

#Bersama
LebihJauh
Ilustrasi: dua orang merayakan bersama